Home

Advertisement

Customize

December 2009

S M T W T F S
  12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  
RSS Atom
Powered by LiveJournal.com

Previous 20

Dec. 6th, 2009

Terserah Kamu Deh Judulnya!

aku ingin kehidupanku yg SEPENUHNYA baru, atau pun sebaliknya, aku kembali ke kehidupan lamaku yg pernah ada. tapi karena keinginan yg kedua sangat tidak memungkinkan untuk diwujudkan, maka aku lebih memilih untuk menyusun ulang kehidupanku selanjutnya.

memangnya, apa yg akan aku lakukan? ENTAHLAH. LOL. tolol. sigh.

aku mau pindah ke tempat baru, tanpa bekas dari cerita apapun itu yg pernah ada dalam hidupku sebelumnya.

dan ah, mendadak aku mendapat pencerahan, kenapa aku seperti sedang terjatuh-jatuh saat ini?

KARENA AKU HANYA SEDANG MENGINGAT HAL NEGATIF SAJA YANG ADA DALAM HIDUPKU SAAT INI.
WHAT THE FAK? LMAO.

ayolah arien, tulislah kerinduanmu itu semua dalam tatanan yg lebih indah lagi untuk dibaca, bukan yg membuat berkeluh kesah sepanjang malam ini :)))

Nov. 20th, 2009

Kembali ke Wordpress, dan Tumblr

maaf, tapi livejournal membuat saya begitu bosan.
saya kembali lagi ke wordpress, dan account baru di tumblr! HAHA!

Oct. 25th, 2009

Aku Suka Kamu

aku menyukaimu.
aku terus memikirkanmu.
ya, kamu yg terus berlari lincah di pikiranku.
dan dengan pintarnya memenuhi sudut hatiku perlahan-lahan.

aku kangen kamu.
selalu kangen kamu.
aku selalu berharap bisa bertemu kamu.
serius, aku kangen kamu.

ya, AKU SUKA KAMU.

Oct. 20th, 2009

fuc*k you!

baru saja aku berharap kamu bisa berdiri kembali dan menjadi lebih baik, dan tiba-tiba kamu datang begitu saja dg kata-kata busukmu. lemah!
kamu tidak pernah berubah menjadi kuat dalam arti yg sebenarnya, kamu lebih lemah dari apa yg aku pernah aku tahu. aku lelah!
kamu boleh tidak lelah untuk terus menghadapiku, itu terserah kamu. kalau kamu mau berhenti bersabar menghadapiku, silakan saja! karena hingga detik ini pun kamu tetap terlihat tidak bisa memahamiku seutuhnya. maaf saja.

hey, sadarilah, ingatlah. meski aku memang sudah merusak apa yg kamu susun, tapi pada awalnya kamu duluan yg sudah merusak apa yg KITA susun. fuck! dan sekarang ketika aku masih mau terus bertahan sbg teman di sampingmu, tidak meninggalkanmu begitu saja dan berganti nomer handphone, meskipun aku sudah dikhianati duluan, kamu masih saja terus mengingatkanku atas kesalahanku? NGGAK PERLU! aku bukan orang amnesia seperti kalian, ya, kalian berdua, yg begitu saja lupa posisi masing-masing dan kemudian bermain-main dg hati kalian berdua. kalian amnesia, melupakan aku yg sama sekali tidak tahu apa-apa!

sekali lagi saya ulang,
saya merasa pantas untuk bisa berdiri sebagai yg terkuat hingga hari ini.
saya merasa pantas untuk bisa menjadi orang yg tertawa paling akhir.
saya merasa pantas untuk bisa menjadi orang pertama yg saat ini mulai berlari melihat apa yg ditawarkan kehidupan saya sekarang, bukan untuk terus meraba mimpi di masa lalu.

masih bagus aku masih mau berdiri di sini, sbg teman, mantan, adik, sbg orang yg dikhianati, untuk menemanimu. menemani hari-harimu yg semakin menghitam itu.
tapi untungnya aku tidak sebodoh kamu, tidak sebodoh dia juga, untuk terus membiarkan hidupku jadi menghitam juga.
kalau aku mau, aku bisa meninggalkanmu saat ini juga. tapi karena aku kasihan padamu, yg menurutku kamu tak punya siapapun lagi sbg teman di sini, maka aku masih berdiri untuk kamu. tidak lebih dari itu, hanya karena aku kasihan padamu. pada teman dekat yg sudah sangat lama aku kenal. bagaimana bisa aku meninggalkanmu begitu saja? ketika aku tahu kamu baru saja dijatuhkan oleh orang yg baru beberapa bulan dekat denganmu.

mungkin sudah saatnya, kali ini aku yg harus berjanji meninggalkanmu sejauh-jauhnya.
fuck you.

:D

ternyata ada cara lain untuk bisa menarik perhatian saya.
ternyata tidak melulu tipe ideal saya yg berhasil membuat saya kepikiran.
ternyata...

ah, saya sangat menikmatinya! :D

Oct. 18th, 2009

Tanpa Makna #7

seandainya aku berhenti mencintaimu saat ini, bagaimana?
akankah kamu sedih dan bingung?
akankah kamu terus memikirkanku?
akankah kamu mencariku dan memohon cintaku?

seandainya aku berpaling darimu saat ini, bagaimana?
akankah aku merasa bersalah?
akankah aku menangis?
akankah aku merasa kesepian seorang diri?

yang pasti, aku sedang bimbang sekarang. aku bingung.
aku hanya bisa meraba dalam langkahku.
aku berjalan berhati-hati. dengan segala rasa sakit di dada, dan pikiran-pikiran lainnya yg menenggelamkanku.

mungkin kamu perlahan hilang dalam diriku...
meski dalam kebimbanganku.
jujur, aku sendiri msih tak tahu.

seharusnya aku bisa segera menjadi jahat, tanpa memikirkan sesuatu apapun tentang hatimu.
tapi ternyata tidak mudah. meski sedang ku coba.

aku perlahan bisa berlari menjauh dari hatimu...

Oct. 12th, 2009

ASTAGHFIRULLAH

Gusti, sungguh, ampuni dia. ampuni semua yg membuatnya begini. ampuni saya, ampuni dia, ampuni orang itu dan itu.
Gusti, jika sungguh apa yg dia katakan itu nyata, beritahu aku bagaimana caraku untuk bisa berdiri menguatkannya, menguatkan diriku sendiri. beritahu aku bagaimana caraku menahan tangis ini. tolong, Gusti...

ASTAGHFIRULLAH. MAAFKANLAH TUHAN... :'((

Oct. 9th, 2009

Tanpa Makna #6

ternyata dia memang tidak pernah bisa mengerti saya, seutuhnya. meski dia mengaku dapat membaca saya dengan utuh. tapi semua itu menjadi percuma.
ternyata dia memang tidak pernah bisa menghargai kemauan saya, keputusan saya, seikhlasnya. saya tak pernah bisa menjadi benar-benar utuh di depannya, saya harus memakai topeng, berbicara dg mulut dan hati orang lain, entah itu siapa.
ternyata dia memang tidak pernah melihat saya, diri saya yg sebenarnya, yg selama ini selalu ada secara nyata di depannya, dg baik dan benar. karena ada bayangan mimpinya yg menutup-nutupi.

lalu, apa peduli saya? ya, saya peduli setan!

sebenarnya sungguh kasihan ia, tanpa teman tanpa pecintanya. saya? sudah tak yakin juga dg cinta ini, dg rasa ini. karena ketika saya melihatnya, dirinya seperti sedang ditutupi dg tirai dusta. apa lagi yg bisa saya percaya dari dirinya? meskipun ada, saya seperti merasa sudah tidak bisa dan tidak mau lagi mempercayainya begitu saja, tanpa pernah terbersit masa lalu.

dia, dan wanita itu, telah merusak hidup saya. saya tak pernah lagi melihat masa lalu sbg sesuatu yg indah untuk diingat, hanya sbg sebuah masa kehidupan ketika saya ditipu habis-habisan oleh dua orang yg tak bertanggungjawab. bahkan tak pernah ada permintaan maaf sepatah pun dari mereka kepada saya. bagaimana bisa saya terus melanjutkan hidup tanpa dibayangi masa lalu yg menyedihkan itu?

tapi ternyata bisa. saya bisa tidak peduli, saya bisa untuk marah karena sesungguhnya saya memang berhak untuk marah, saya berhak untuk menolak. menolak kamu yg sudah mempermainkan hidup saya.

kasihan kamu. begitu tertekan hingga begitu semena-mena terhadap hidupku, dan terutama terhadap hidupmu.
kalau terus begini, untuk apa kamu hidup?
bangunlah!

Sep. 24th, 2009

curhat nggilani!

malam ini saya merasa hampa. seperti yg pernah saya rasa sebelumnya. entah kenapa.

akhirnya saya mulai menulis lagi di blog setelah beberapa tulisan saya sebelumnya tersangkut di note facebook saya. sederhana saja sebenarnya, alasan saya lebih suka menulis di note fb karena akan ada orang-orang yg jadi mengetahui bahwa saya baru saja berkarya, yg kemudian mereka baca, komentari, syukur kalau mereka sukai. tapi kalau saya menulis di blog, saya terlalu malu untuk mengumbar pengumuman bahwa saya baru saja mengup-date tulisan saya di blog. pamer banget gitu, haha.

kondisi percintaan saya... AH FAK. KENAPA MASIH TETAP HARUS BERCERITA TENTANG CINTA? -_-' tapi ya memang karena itulah saya merasa hampa malam ini. beberapa pertanyaan menarik saya lontarkan hari ini kepada dia. dan jawaban yg saya dapat pun cukup menarik dan sukses membuat saya semakin penasaran sekaligus bingung tg jalan pemikiran seorang cowok, terlebih cowok tsb adalah dia! oh-wow.

sedikit muak memang saya dapatkan hari ini. tapi saya pun sukses membalikkannya ke dia hingga membuatnya diam tak mengucap-ngucapnya lagi. peduli setan saya! HA-HA. sebenarnya ada kalimat-kalimat lain yg ingin saya teriakkan ke dia, dg harapan sedikit membuat dia berpikir, tapi sayangnya, terpaksa urung saya katakan karena sudah didahului oleh telepon tiba-tibanya tadi sore! euwww! x)

aaah. pathetic! -_-"

sebenarnya niat saya hari ini adl untuk sama sekali tidak mengirimkan sms ke dia. kebetulan dia sudah mencari gara-gara duluan! eh tapi gagal karena tiba-tiba sore dia menelpon itu tadi! darn~ yg ada justru saya hari ini sedikit tidak bisa menahan keinginan saya untuk sms dia, meski hanya sms tak guna. huhu. :s

keputusan besar dia kemarin hari, sepertinya masih lekat menempel di hatinya dg sepenuh niat akan ia jalankan. meski tadi saya mendadak agak kaget karena dia jadi ragu dg tujuannya: mau ke mana ya? tapi ya sudah lah, toh apa yg bisa saya lakukan? cuci otaknya dg pikiran saya, gagal. cuma bisa lewat Tuhan...

besok dari surabaya dia akan membawakan saya dan papa oleh-oleh. dia berhasil mendapatkan sepasang kuthuk jenis ayam Bangkok. :D akhirnya~ haha. saya bersiap-siap menamai mereka: Rama dan Sinta. LOL.

ya... Tuhan. percepatlah waktu. tekanlah tombol fast forward-Mu untukku. aku tak sabar menunggu datangnya waktu itu. ketika semua dijelaskan padaku, dg segala cahaya terangMu yg akan membutakanku, mengangkatku dari gelapnya mata hati dan pikiranku, dan menyelesaikan kenaifanku. :)

ketika aku menyesalinya, "kenapa aku dulu harus meninggalkannya? seandainya tidak, aku pasti bisa menikmati waktu bahagiaku bersamanya lebih lama lagi, bisa hingga 5 tahun. ah...". Tapi kemudian aku tersadarkan kembali, apa saja yg ku dapat ketika aku tidak mendapatkan ia dalam hidupku? ya, aku mendapatkan orang-orang hebat lainnya: raymond, inez, dan pada akhirnya, zulfi. :) mungkin Tuhan tahu bahwa aku yg terlalu suka mengingat memori ini tak kuat jika harus menerima kenyataan pahit seperti yg sekarang sedang dihadapkan padaku. dan karenanya aku hanya diberi waktu 1,5 tahun saja untuk merasakan kebahagiaan yg khusus bersamanya, karena jika hanya dalam waktu 1,5 tahun, dan kemudian aku disakiti, aku masih akan bisa berdiri kuat.

ternyata aku bukan orang yg ia cari, begitu pengakuannya. kemudian saya bingung, ternyata hanya sesederhana itu saja ya alasan dia bersikap seperti ini sekarang? ok, analogi saya sederhana. hanya dg pensil. jika saya butuh pensil 2B, tapi yg tersedia adl HB, maka saya pun akan menggunakan HB. tapi kemudian jika saya akhirnya mendapatkan yg 2B, untuk apa saya masih bertahan dg pensil HB? ya, pensil HB akan saya biarkan begitu saja. memang, belum tentu akan saya buang, tapi akan saya acuhkan dan menjadi sangat jarang untuk saya gunakan. kenapa saya menggunakan perumpamaan dg pensil? idk. terlintas begitu saja tg pensil. haha.

kemudian saya jadi menjadi mantap (lagi) untuk segera mencari pengganti. haha. di luar sana ada yg mencari saya, yg memang akan terlihat dg mata hati dan pikiran bahwa orang itu lebih baik dari anda, yg tidak akan pernah meninggalkan saya begitu saja jika memang belum waktunya.

ah, kenapa jadi nggilani gini curhatan saya? bisa diejek-ejek zulfi nanti saya. ckckck. :L

ya sudahlah, saya harus segera tidur, masih banyak yg harus saya siapkan untuk perjalanan ke jakarta kamis malam ini. syukurlah, saya akan menjauh sementara dari kota ini, dan datang ke kota yg bersih dari cerita kami berdua. alhamdulillah!

doakan perjalanan saya lancar ya, tanpa macet! mantafff.

Sep. 17th, 2009

Siapa Anda Memangnya?!

apakah aku sebegini pantasnya untuk dihujani "kebaikan" oleh orang lain?
apakah aku terlihat begitu perlu dikasihani hingga sudah ada dua orang yg bersikap sama untukku?
persis sama, dulu dan sekarang. tak ada beda.

terima kasih banyak lah untuk semua kebaikan anda itu. tapi saya tidak minta anda kasihani.
saya masih bisa berdiri sendiri. saya masih bisa berjuang sendiri. tanpa harus dibantu oleh orang asing!
kalau anda merasa sudah banyak masalah dg orang lain, ya sudah lah, jangan anggap kemudian saya egois jika saya tidak menggubris kebaikan anda itu. yg bagi saya lebih terlihat sbg bentuk pengkasihanian!
urus itu masalah anda. saya nggak butuh tahu, karena saya juga nggak akan mau bantu. saya ada masalah sendiri, ngapain saya harus menyempatkan diri untuk berbuat baik demi orang asing?

sungguh. SAYA BENCI PAHLAWAN KESIANGAN. saya tidak perlu anda kasihani.
SIAPA ANDA MEMANGNYA?!

Aug. 26th, 2009

(Apakah Benar-Benar) Tanpa Makna (?) #3

Tuesday, 5:54 PM

jadi orang jangan naif.

aku tidak pernah bisa benar mengerti apa makna naif, hingga aku sampai di titik ini. dan ternyata, aku (seperti) selalu ingin menjadi orang naif.

hadapi kenyataan. buka mata, kalau memang fakta dunia seringkali lebih menyakitkan dari yg kau ekspektasikan.
kamu boleh berpikir positif, tapi siapkan hatimu untuk saat yg paling negatif.
kamu boleh bermuram durja, tapi kamu lebih manis saat tersenyum, sayang!

menangislah sampai kau lelah jika memang hanya itu yg kau bisa. asal kau tidak mati untuk larikan diri.

percayailah pikiranmu, bukan kata-kata sekeliling.
percayailah hatimu, acuhkan khianat sekeliling.

karena kata hati memang lebih dekat dengan Tuhan. dengan hati, kau melihatnya semua dg jiwa, bukan dengan mata hati yg buta. apa yg dikatakan hati, selalu membawamu pada keindahan, percayailah hatimu.

mungkin ini adalah sebuah jeda yg memang harus ada.
ada duka dan suka yg bisa aku nikmati kali ini.
suka yg mungkin sudah lama tak bisa ku rasakan selama ini. dan duka yg memang akan membuatku kuat berdiri, untuk meyongsong bahagia esok hari itu.

lihatlah aku di sini. aku memang berubah, aku sudah bukan daunmu lagi, kini aku lah sang pohon itu!

Aug. 23rd, 2009

Tanpa Makna #2

Sunday, 6:29 PM

alhamdulillah sudah berbuka untuk puasa di hari kedua ini. sayangnya, otak dan perasaan ini tak sinkron dengan perut. perut boleh tenang, tapi hati dan otak masih saja sibuk dengan kebimbangan dan ketakutannya masing-masing sejak tadi.

sepi. aku kesepian. tapi toh ketika aku berusaha mencari keramaian, tak kunjung aku temukan. jadi, kenapa aku harus terus berkutat dengan pikiran kesepianku itu? yah, aku alihkan sajalah dengan memasak, mengaji, dan menuliskan ini... setelah ini pun aku akan segera berangkat sholat tarawih ke masjid sebelah. semoga bebanku bisa terkurangi :)

sebenarnya tanpa sengaja aku menekan tombol off pada handphoneku. tapi ketika dengan mendadak ia mati begitu saja, aku urung untuk menyalakannya kembali. ah, biarlah saja. toh tak akan ada yg mencariku. apa pedulimu? rasa-rasanya, aku merasa seperti sedang kau jauhi. anggaplah ini hanya pikiran bodohku semata jika kau mau, tak apa. aku memang seperti ini.

aku cuma butuh kamu, itu saja. susah kah?

besok kuliah sudah dimulai lagi. YE! jujur, aku senang :) aku sudah tidak sabar untuk segera berkutat dengan tugas-tugasku. kalaupun tidak akan ada tugas nantinya, aku sudah berniat menghabiskan waktu puasa sebulanku ini dg banyak membaca. kebetulan memang ada beberapa buku yg belum aku habiskan. proyek membaca ruangtengah.co.nr saja belum tuntas hingga saat ini. masih ada soliloquy, moon walk, dan galaksi kinanti. ah, ada juga sophie's world. ah... enaknya tenggelam dalam kata!

ya, sudahlah... habis kata aku untuk saat ini

Tanpa Makna #1

Sunday, 1:19 AM

saya memulai menuliskannya dengan ditemani lagu Travis. yg seingat saya diberikan oleh Arie. bukan diberikan dalam artian seperti pacar, diberitahu lebih tepatnya, haha. enak memang, mendinginkan jiwa...

tak ada momen spesial malam ini yg membuat saya ingin menulis. hanya peleburan antara rasa kangen, marah, dan sayang yg ada.

kalis tadi mengajak untuk sahur bersama. kemudian pergi ke pantai untuk melihat matahari terbit. yg kalau kata tania setelah meniru kata-kata saya adalah saat matahari masih malu-malu :) jujur, saya sangat ingin menginginkannya! tapi tidak tahu, apakah memang bisa terlaksana atau tidak. seandainya saya adalah anak rantau, pasti bisa kulakukan. sigh. sebuah penyesalan yg jauh dari kata bersyukur. maksudnya adalah: saya seharusnya bersyukur untuk bisa selalu berada di rumah, benar-benar rumah, bersama orang tua, bisa melihat dan menemani setiap hari. tapi dasar anak muda tidak tahu diri, banyak kenginginan gila yg terkadang membuat saya merasa dilema untuk berada di kondisi seperti sekarang ini.

saya ingin menjadi anak rantau! saya ingin merasakan perjuangan hidup, yg benar-benar berjuang!

tapi keyakinan semacam pasti akan ada waktunya nanti ketika aku bisa berbuka ataupun sahur di mana saja aku mau tanpa harus memikirkan apakah aku anak rantau atau bukan, tanpa harus memikirkan larangan, karena tak akan ada yg bisa melarangku selalu berhasil meredam keinginanku yg meletup-letup. keinginan yg untuk sementara waktu ini belum bisa kulakukan :)

anda tahu rasanya kangen? kalau tidak tahu, berarti anda perlu dikasihani, haha. saya sedang merasakannya, dahsyat. saya perlu waktu dimana saya merasa hanya ada kami berdua di dunia ini. tidak ada kamu, mereka, dan terutama DIA! tapi sayangnya hingga saat ini saya belum diizinkan merasakan kenikmatan waktu berdua yg seperti itu. sekeliling terlalu banyak menuntut kami untuk melakukan ini-itu. ah!

saya sedang berusaha menghabiskan membaca I Care, I Share-nya Fahd djibran, dari pertanyaan pertama, hingga terakhir. dan saya sedang menunggu-nunggu apakah pertanyaan saya akan dijawab olehnya.

banyak ia sarankan agar kita sering-sering mengambil jeda dalam hidup. berdiam diri, "menyingkir", kemudian melihat sekeliling. jujur saja, saya merasa sering melakukannya. bukan cukup sering, tapi sering! saya suka melamun, berdiam diri, merasakan waktu yg telah saya lewati. dan bolak-balik tersadar bahwa hidup ini memang ternyata berjalan dg cepat. dan bagian yg paling saya sukai dari berdiam diri adalah: mengenang masa lalu. entah kenapa bisa begitu, tapi dengannya saya bisa tersenyum, tertawa, tulus dari dalam hati. entah itu kenangan baik maupun buruk, tapi saya pasti lebih banyak tersenyum tulus saat mengingatnya :)

dan... saya heran dg orang yg bahkan tidak sempat untuk melakukan kegiatan melamun tersebut. meresapi hidupnya, memutar kenangannya secara perlahan untuk dimaknainya kembali satu per satu. banyak orang yg lebih berharap untuk bisa memutar balik waktu, atau bahkan menghentikan waktu! ah, mustahil... daripada terus berpacu dg waktu sambil berharap yg tidak-tidak, mengapa anda tidak memilih untuk melamun saja?

jangan-jangan, memang saya yg tidak terlalu banyak kerjaan, sehingga begitu sering melamun dan mengenang masa lalu? ah masa bodoh. setidaknya saya masih bisa lebih merasakan hidup saya ini, yg tidak saya biarkan berlari bebas begitu saja. haha.

saya dan teman saya, inez, adalah sama. sama sifatnya maksud saya. kami bermuka dua, berjiwa dua, berotak dua, dan dua-dua yg lainnya. seperti saya yg sekarang ini. sepertinya kalau saya sedang membantu teman saya yg sedang bermasalah, saya bisa jadi orang yg paling OK, paling bisa membantunya di dalam membuka mata untuk kemudian berdiri lagi menghadapi masalah setelah tahu keputusan macam apa yg harus dilakukannya. tapi di saat saya sendiri yg sedang bermasalah? ah bodohnya! saya tetap saja jadi orang yg bermuka dua: (sok) kuat sekaligus rapuh.

yah, saya sudah mulai mengantuk...

.....

Saat Menunggu Subuh...

Saturday, 3:26 AM

aku belum tidur semalaman. seperti tanpa diperintah, aku terus membuka mata hingga teriakan sahur mulai bersahut-sahutan di udara.

mungkin baru pertama kali ini aku mencoba meresapi malam (pagi) di Jogja. dari kamarku di lantai atas, saat membuka jendela, aku bisa mendengarkan suara jangkrik, merasakan hembusan hawa dingin kota Jogja, menatap langit yg entah mengapa, sejauh mataku memandang, hanya dihiasi oleh satu bintang saja. dan aku masih terus mencoba menerka wujud merapi yg sementara tersembunyi di balik kelam.

hari pertama sahur untuk puasa tahun ini. hanya mengisi perut dengan setangkap roti tawar dan segelas susu coklat serta sesendok madu, perutku sudah terasa penuh. hanya masih ku paksakan untuk menghabiskan lagi segelas air putih. usainya, aku kembali beranjak naik, untuk berada di tempat ini sekarang. menghadap jendela sekaligus laptop, untuk bisa meresapi malam dan langsung menuliskannya.

Kalis sudah terbangun dengan sendirinya. meski rencananya, aku yg akan membangunkannya dengan dering Love Thing - Satriani yg memang dia pasang khusus untuk telpon dariku. tapi batal. mungkin esok pagi...

sedikit obrolan tidak penting di sela-sela waktu menunggu Subuh. dia pun ternyata hanya mengisi perutnya dengan air putih dan pocari saja. makanan berat sudah dihabiskannya saat makan malam tadi, jam delapan. dia memang selalu seperti itu.

aku bertanya mengenai kemungkinan kita untuk bisa berbuka atau sholat tarawih bersama hari ini. tapi tampaknya akan terhalang karena dia sedang tak ada kendaraan saat ini. biasa, terjebak di bengkel. sial. padahal besok senin aku sudah mulai kuliah, dan selasa aku ada kuliah pagi. aku kangen bertemu dengannya saat matahari masih malu-malu menyinari kami. aku ingin dia mengantarkanku ke kampus. tapi... ah, ya semoga saja bisa! :)

bingung kemudian. akhirnya aku memutuskan untuk menanyakan kondisinya. dia mengakuinya dirinya sedang tidak sedih, dia sedang tidak apa-apa, "aku baik-baik saja, sayang". begitulah kurang lebih.

keputusanku untuk melihat bintang dari jendela malam (pagi) ini pun disebabkan olehnya. ia pun saat ini sedang menungguh subuh dengan melihat bintang. sayang, kita tidak bisa melihat bintang yg sama.

hanya saja, aku memintanya jangan mati. teranglah, seperti bintang. :) walaupun yg ada di depanku saat ini hanyalah cahaya merah menyala dari ujung menara. menara apa itu pun aku tak punya ide.

aku terdiam. merasakan heningnya malam. yg jika di saat seperti ini, terasa indah. beda lagi kalau sedang sakit hati, malam telah datang, hati pun meradang. haha. aku jadi berpikir. pantas saja kalis betah bermalam di gunung, ternyata malam yg sunyi itu asyik. aku pun jadi ingin merasakannya. tapi tidak dg berkemah. ah tolonglah, kita sudah mengenal istilah villa, penginapan, motel, kenapa masih saja harus berkutat dengan ruwetnya mendirikan tenda? haha.

ah sayang, ayo kita berbuka di pantai! menjadi saksi saat matahari mulai menyembunyikan dirinya.

Saya Kangen...

Friday, 11:26 PM

malam ini Alhamdulillah saya telah melakukan sholat tarawih pertama di bulan Ramadhan tahun ini. dan mendadak, semuanya seperti berputar kembali memenuhi kepala saya...

ya. saya kangen, rindu, saat-saat Ramadhan di Surabaya. rindu sekali...

saya kangen sholat tarawih di Masjid Al-Mukmin Bendul Merisi
saya kangen berangkat sholat subuh ke Masjid Al-Mukmin sambil terkantuk-kantuk
saya kangen berangkat ke TPA Masjid Al-Mukmin di sore hari untuk mengaji
saya kangen bermain-main di halaman Masjid Al-Mukmin saat sore hari sambil menunggu adzan magrib
saya kangen berbuka di Masjid Al-Mukmin dengan hanya teh hangat bergelaskan plastik, kemudian berlari menuju tempat wudhu untuk segera sholat magrib
saya kangen mengantri saat mengambil ta'jil di Masjid Al-Mukmin
saya kangen berbelanja makanan untuk sahur ataupun buka di Giant Margorejo
saya kangen berbuka di Tunjungan Plaza, sambil merengut memandangi food courtnya yg selalu penuh di saat berbuka, apalagi di hari Sabtu
saya kangen kamar saya di Surabaya, di mana hampir setiap tengah malam saya menonton siaran sholat tarawih dari Mekkah

saya kangen teman-teman mengaji saya di Masjid Al-Mukmin: sisy, icha, mbak sesha, mbak wiwit, mas daus, ... ah saya lupa yg lainnya!
saya kangen guru mengaji saya: mas Kholik, pak Obet, dan guru baru lainnya yg tidak saya kenal
saya kangen pak Gersi dan mas Anto, pengurus Masjid Al-Mukmin sekaligus tukang becak saya, yg setiap hari selalu siap mengantar jemput saya ke SD
saya kangen cowok-cowok di Masjid Al-Mukmin yg dulu saya dan teman-teman "kagumi": rangga, andin, vicky, ... ah, saya lupa juga namanya yg lain!

saya kangen pondok Ramadhan di musholla Rholaz
saya kangen pondok Ramadhan smanam, terutama yg di Masjid Al-Akbar!

saya kangen berpuasa di Surabaya...
saya kangen...

ya Allah, ijinkan saya untuk sedikit merasakan kembali kenangan-kenangan itu semua di Surabaya saat Ramadhan kali ini, amien...

*ah iya! kalau bisa sih bersama Kalis xp*

Aug. 22nd, 2009

To: Kalis :)

aku tuliskan ini di mana saja, biar semua orang tahu!

jika kamu memang ingin mencintaiku dengan cara yg sunyi, tak apa..
tapi biarkanlah aku mencintaimu dengan riuh! :)



Aug. 16th, 2009

iya, kamu!

sesungguhnya kamu sangat tidak berhak untuk membuatku seperti ini. kamu bukan orang yg pantas untuk membuatku hingga diperlakukan seperti ini. kamu bukan orang yg penting dalam hidupku, tapi kamu sukses membuatku terjaga semalaman, dihantui ketakutan-ketakutan dan pikiranku, dan membuatku menahan tangis semalaman.

nggak perlu kamu sok bilang nggak mau menghancurkan aku, dia ataupun aku dan dia. kamu telat! kamu sudah menghancurkannya. menghancurkan aku terutama. orang yg baru kamu kenal minggu lalu. aku tahu siapa yg paling salah, aku tidak bodoh. tapi aku juga tidak terlalu baik untuk membiarkanmu begitu saja.

tidak tidak, kamu bukan akan aku apa-apakan kok. kamu hanya akan aku benci. kamu sukses masuk dalam daftar orang yg aku benci.

semoga memang kali ini benar, aku sudah menjadi orang yg paling jahat dalam situasi ini. aku tidak mau peduli. toh apa kamu peduli kalau aku menangis semalaman sendirian karena kamu? ya, aku berharap aku sudah menjadi orang yg terjahat kali ini, agar aku tak perlu menerima kenyataan di belakangku yg bisa saja lebih pahit.



ini blogku. terserah aku mau berkata apa. ingat itu.


Aug. 15th, 2009

akan ku ingat hari ini: 15 Agustus 2009!

udah lama aku gak nulis. dan sekalinya aku nulis lagi, ternyata yg aku tuliskan justru keadaan dimana aku sedang hancur-hancurnya. HANCUR MINA! HAHAHA. lebay~ -___-"

mau dibilang hancur-hancur banget juga udah gak sih. saya sudah jauh lebih baik dari tadi malem, ataupun dari tadi sore. aku gak tahu, keadaan mana yg lebih jancukan buat aku, tadi malem atau tadi sore? yg jelas, kamu itu yg jancukan!

tadi sempat baca di blog orang, katanya saat kamu menulis gunakanlah otak kananmu, biarkanlah spontanitasnmu yg menulis. tak usah pikirkan apapun, tuangkanlah semuanya. maka aku pun akan menerapkan saran tsb.

sungguh, aku tahu, aku sadar, ini bukan masalah yg sangat serius. meskipun yaaah, CUKUP serius mungkin ya. berawal dari foto yg sungguh NGGAK PENTING, tp kalo ngeliatnya pengen aku bakar aja uda. sua-su! awalnya cuma karena foto, tapi kemudian melebar, melebar... sampai aku merasa seperti sudah kalah telak. kalah telak dr orang nggak penting yg sama sekali aku tidak kenal dekat. hello, aku baru ketemu sekali doang gitu!

ok aku akui, aku ini memang orang yg agak susah untuk dipercaya omongannya. karena aku abu-abu, alias nggak jelas. hahahaha :p ngelesnya dong jelek banget. tapi sungguh, tidak semua yg aku katakan dg serius itu berarti benar-benar aku harapkan terjadi. inilah yg paling aku takutkan. karenanya aku sebisa mungkin untuk tidak berpikir atau berucap jelek, karena aku tahu, semesta sedikit banyak pasti akan mengabulkannya. sial.

tapi di sini masalahnya adalah, aku tidak mengira kamu akan mempercayai apa yg aku katakan dan melakukannya! padahal kamu sendiri pasti tahu kalau itu adalah sebuah pernyataan bodoh dariku yg tidak mungkin bisa aku sampaikan dg tulus ikhlas dari hati terdalamku!

aku tidak tahu harus memohon kepada siapa agar tidak akan ada lagi perasaanku yg kacau seperti 2 hari ini. sungguh aku tidak habis pikir. aku mengakui aku salah. tapi aku bersikap pada mulanya seperti itu juga karena aku memiliki alasan.

ya Tuhan. aku kehabisan kata-kata. aku tahu aku lebih beruntung dari siapa pun. aku sudah sering melihat hidup yg tidak lebih baik dari hidupku. aku selalu berpikir untuk merasakan bagaimana rasanya hidup seperti tukang-tukang bangunan yg sedang menggarap kos orang tuaku, bagaimana rasanya hidup seperti simbah itu, yg hampir setiap hari datang ke kebun sebelah rumahku bersama seekor kambingnya, dan hanya kambing itu temannya. dia punya anak sebenarnya, tapi anak yg tidak mau mengurusnya. kemudian aku juga pernah berpikir bagaimana caranya bisa bertahan hidup seperti tukang ronde langganan papaku sejak kecil. berpuluh-puluh tahun dia bertahan hanya dengan berkeliling berjualan ronde. bahkan aku merasa ngeri ketika harus memikirkan hidup seekor ikan arwana yg dipaksa hidup dalam sebuah akuarium, tanpa teman kecuali mangsanya, dan dia tidak bisa melihat dunia luarnya. berputar-putar kiri ke kanan dan hanya dirinya terus yg ia lihat. GILA.

ah aku tahu! doa seperti apa yg harus aku panjatkan! semogaaa, kamu menemukan penolongmu yg lain tapi bukan dia. semoga kamu segera sembuh jadi tidak perlu membuatnya kawatir dan membuatku sakit hati. AMIEN!

tapi sungguh, aku masih tidak bisa mengikhlaskan dirinya untukmu. sama sekali tidak bisa...


Aug. 5th, 2009

buntu ra mutu

ah. lama sudah aku gak nulis. gak tau, kurangnya "pemasukan" membuat tak banyak juga yg bisa aku "keluarkan". yah..

hari ini tidak begitu baik buat aku, terutama masalah nilai, DENGAN DOSEN ITU-ITU LAGI. o my goat -_-" capek, sebel, marah, tapi juga sungkan. tapi untuk kali ini, hellooo? sama sekali bukan kesalahanku! :p

dan... mungkin sudah 2 hari ini aku gak bisa langsung tidur. kenapa? karena.. Jumat aku ke Surabayaaa! YEARGH! :DD seperti anak TK yg akan berangkat kemah, fufufufufu... B-) oh tp sorry untuk kalis :( kamu harus ngelewati ujian tanpa aku ya, huhu :(( SORRY...!

hayuk ah tidur. tetep buntu :D

+ = HALO SURABAYA! :DD

Jul. 31st, 2009

ada alay marah! HAHA

anda pasti tahu, kalo facebook benar-benar membuat orang menjadi lebih tahu banyak tg teman-temannya, bahkan apa yg sedang diobrolin teman-temannya, alias hot news! dan kemarin dg sengaja saya baca tulisan yg ada di komen status temen sy. secara, panjang bangat gitu.

dan ternyata hal tsb melibatkan mantan saya *eala malese!*, pacarnya, dan teman SMA sy. hahaha. pancet ae masalah wedokan. huuu! ben gampang, disingkat ae: mantan saya jadi E, pacarnya jd F dan teman SMA sy yg tertuduh jd K alias kasihan. gahahahaha :p

jd si K ini ngirim wall ke F tulisannya mmuach.. dimana akan secara otomatis diartikan oleh umum dg kegiatan mencium. nah, si E dan F tentu sj gak suka dan marah dong. tapi si K beralasan kalo fb dia itu baru saja dibajak temennya dan temennya itulah yg ngewall si F. tp si E dan F gak mau percaya. nuduuuh aja trus, ngata-ngatai K itu cupu, dimarah-marah dan diejek-ejek trus walopun si K dah memberi alasan dan minta maaf. oh bener-bener K, kasihan... :p

yg sy heran adl: walopun si E dan F dah marah-marah, bahkan si F sampe bilang juga ke K, "kalo cowokku tau km bisa habis sama dia!" WOW. kok F mau punya pacar kanibal ya? :p *jujur sy malas ngakui kalo dia mantan. sangat OH-NO gitu lho! gahahahaha* oh iya, yg sy herankan adl, wall ciuman tsb tetap sj gak dihapus sama si F! padahal kan ya jelas-jelas bisa dihapus gitu sama F. ato jangan-jangan justru F yg gak tau kalo wall dr orang lain bisa di del? hmm, jadi, sapa yg cupu nih? HAHAHA :p *sumpah sy jahat bangat. tapi karena gak ada kerjaan, yasudin dweh* kemudian sy jd mikir juga, "ah yakin nih si E bisa ngalahin K? badan cungkring aja sok jagoan bener. cemen pun aslinya.." kenapa sy bisa tau kalo dia cemen? sy sendiri saksinya! hahahahaha. bodohnya dia bs dg gampangnya dikuasai oleh gosip, dst. ... ah kok jadi inget masa lalu?! -_-

iya, jd salah satu alasan kenapa aku gak suka si E adl krn dia menurutku sbg cowok itu gak berkarakter, sangat sangat sangat angin-anginan, melu tren tok! -_- dan sy sangat benci cowok gak berkarakter. bahkan lebih mending bencong yg berpendirian! *sadis* kemudian cowok ini juga menurut perkembangan zaman, justru menjadi anak lebay alias ALAY. ya, ALAY. o my goat, arien punya mantan alay? ADUH MENDING GAK NGAKUIN DEH. hahahahahaha. tapi serius, sy shock dan gilo jadinya -_- dan dr caranya dia bersikap sampai saat ini, tetep bikin sy tambah ilfil. eeergh! menurut sy, dia masih gak jelas, sok ngikut mode, tidak berkarakter, dan ALAY pula!

ok, maaf kalo ada yg baca ini dan berpikir, "hey, memang apa yg salah dari seorang alay?!" mungkin gak ada, tp mereka sungguh sangat meresahkan hati, otak dan mata sy. wtf.

tapi hebatnya, si E ini sejak dulu pacarnya cantik-cantik! *termasuk sy. ehem* temen dia yg juga temenku sejujurnya jg mengakui bahwa si E ini memang gak banget, karena salah satu alasannya ya itu tadi, sok ngikut mode. lg tren musik pih poh, dia ikut suka. lg rame musik rock, dia suka.. sayangnya, dia memilih musik rock macam endank soekamti. O-MY-GOAT. band geje menurutku. walopun mereka dr jogja ya kalo gak salah? tp tetep saja, sy gak suka. -_-

kembali ke masalah semula... kalo memang gak suka sama wall dr si K, kenapa gak dihapus aja sih? trus kenapa gak dianggep angin lalu aja? kebetulan si E td malem sms sy minta nomer telepon temen kita. trus sy singgung sekalian *haha. sy sok ikut campur banget dweh :p* kata dia, "ORaNg tuh MikirnYa beda beda SoB.. KAlo bojoku dipikIr sing ngGa ngga gimana?!" *ini tidak sy ketik sendiri, tapi menggunakan ini* trus sy jawab, "halah omongan orang lain gak usah direken. ngrusuhi urip ae. selama gak gitu lak youwis, jarno ae" nah itu dia, kok mereka *si E dan F* ini ribet banget ya ngurusin si K? sampai cari-cari nomer orang yg bisa dimintai tolong utk ngomong ke K biar gak aneh-aneh sikapnya ke F. aduh, ribet banget kan yak? dibiarin aja lak uwis!

HAHAHAHA. sy pun sadar kok, kalo tulisan ini sangat sangat tidak penting banget, dan kenapa juga sy harus repot menuliskannya? biarin mereka berntem aja lak youwis! :p tapi maklum, orang kurang kerjaan dan tergelitik sama hal simpel kek di atas, jadilah di tulis aja. sekalian dijadiin ajang mengejek orang. HAHAHA jahat. :p

uda ah. ciao!

Previous 20

Advertisement

Customize